TK/KB JELITA GELAR RAMAH TAMAH DAN PENTAS TAHUN AKHIR

Tk/Kb Jelita Gelar Ramah Tamah dan Pentas Tahun Akhir

Kegembiraan anak-anak TK/ KB Paud Jelita pecah saat perpisahan. Mereka menggelar pentas akhir tahun dan ramah tamah di aula BP- PAUD dan Dikmas yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 5,5 Palangka Raya pada Rabu, 9 Mei 2018.

Kegiatan diwarnai dengan acara yang menggembirakan anak-anak. Beragam kreativitas anak usia dini itu ditampilkan dengan meriah dan lucu. Mereka membacakan puisi, melantunkan lagu, dan mengekspresiakan gerak. Walau kejanggalan dan kekurangan tentu ada, para tutor PAUD dan orangtua berhasil dibuat tertawa senang menyaksikannya.

Kepala TK Jelita, Dra. Rusne, M.Pd. menuturkan bahwa kegiatan perpisahan anak didiknya sengaja dibuat untuk menampilkan kegembiraan bersama.

“Ya, ini adalah pentas kelas tahun akhir dan ramah tamah. Kita memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menampilkan kemampuannya. Kita juga sekaligus mengadakan ramah tamah untuk menjalin kedekatan lembaga dengan orangtua. Hal ini sesuai dengan Permendikbud No. 30 Tahun 2017 yang mengamanatkan bahwa keluarga memiliki peran yang strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan,” tutur pamong belajar BP-PAUD dan Dikmas yang sudah lama menangani lembaga PAUD ini.

Menurutnya, partisipasi orang tua untuk mendukung acara telah ditunjukkan. Mereka ikut menyusun dekorasi ruang. Sebagian juga turut menyediakan konsumsi.

Sementara itu, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Hj. Ida Sutiana, mengajak agar orang tua menyekolahkan anak sesuai dengan kemampuannya.

“Orang tua tidak perlu memaksakan anak ke sekolah yang tidak sesuai dengan kemampuan dan kemauan anak. Tentu saja orang tua tetap boleh mengarahkan dengan baik sekolah yang dituju untuk buah hatinya,” pesannya ramah.

Imbauan agar anak-anak mengurangi bermain gawai (gadget) disampaikan Koordinator Pamong, BP-PAUD dan Dikmas Kalteng, Agnes Apolonia.

“Anak-anak jangan sampai berlebihan bermain game. Örang tua harus lebih kreatif mengarahkan anak-anaknya agar rajin belajar. Misalnya, orangtua dapat menyediakan waktu untuk membacakan buku untuk mereka,” ujar pamong belajar senior ini. (E.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *