Upacara Hardiknas 2019 Di Kalimantan Tengah; Perekat Semangat dan Kerja Sama Tiga Upt Kemendikbud Dalam Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan

Peringatan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 sampai pada kegiatan puncak, yaitu upacara peringatan Hardiknas 2 Mei 2019. Tiga UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang bernaung di bawah kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu  Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD dan Dikmas), Balai Bahasa,  dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Tengah mengikuti  upacara yang digelar di halaman LPMP Kalimantan Tengah.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Drs. I Wayan Tama, M.Hum. Dalam kesempatan itu Tama membacakan pidato Mendikbud RI, Prof. Muhajir Effendi. Tema “Menguatkan Pendidikan, memajukan Kebudayaaan” yang diusung dalam  Hari Pendidikan Nasional 2019 menjadi pesan penting yang mengajak segenap elemen bangsa untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumberdaya-sumber daya manusia yang berkualitas.

Patut disimak dan dicatat bahwa untuk menghadirkan manusia yang berkualitas adalah melalui penguatan pendidikan karakter, salah satunya karakter nasionalisme. Ini ditopang dengan telah diberlakukannya Undang-Undang No. 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Rasa cinta dan bangga kepada simbol-simbol negara harus terus ditanamkan agar mampu melahirkan generasi yang memiliki nasionalisme yang kuat.

Dalam hal ini tentu instansi dan para karyawan dari UPT yang berada di bawah Kemdikbud harus dapat menjadi teladan yang baik dalam menumbuhkan karakter nasionalisme. Rasa bangga dan cinta kepada bahasa Indonesia dan kebudayaan Indonesia misalnya, tetap harus diutamakan dan dilestarikan. Kita masih prihatin dengan masih adanya penggunaan istilah asing dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh instansi yang mengurus soal pendidikan yang seharusnya menjadi contoh dalam berkarakter keindonesiaan.

Momentum Hardiknas harus dihindarkan dari kegiatan yang sifatnya seremonial terkesan sekadar mengadakan keramaian. Tekad untuk untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan harus dibarengi kerja nyata segenap potensi. Pendidikan nasional yang menitikberatkan sumberdaya manusia harus benar-benar menguatkan karakter anak bangsa yang kuat, terampill, cakap dan berintegritas dalam mengaruhi abad 21 yang makin kompetitif.

Komitmen yang kuat untuk menguatkan pendidikan dan memajukan pendidikan harus telah dilakukan dengan mewujudkan mimpi, memberikan inspirasi, dan membuka jalan terang untuk masa depan generasi emas Indonesia sebagai manusia yang paripurna. Seluruh elemen pendidikan dan kebudayaan harus bekerja keras. Para pendidik dan tenaga kependikan, pegiat, literai, tokoh agama, jurnalis, dan siapa saja yang peduli pendidikan harus terus bekerja giat dan tulus ikhlas untuk mewujudkannya. Semua elemen bangsa harus berpartisipasi menjadikan Indonesia semakin bermartabat yang diberkahi Allah SWT Tuhan YME. Menjadi catatan penting juga bahwa Upacara Hardiknas 2019 ini juga bukan sekadar melaksanakan upacara belaka. Namun, ini diharapkan dapat pula menjadi penguat semangat dalam bekerja dan terus berkarya. Inspirasi kerja sama yang saling membangun antara tiga instansi ini diharapkan dapat terus berlanjut, lebih bermakna, dan lebih bermanfaat. Semoga. (EA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *