Tingkatkan Kompetensi Menulis KTI, Hindari Plagiasi.

TINGKATKAN KOMPETENSI MENULIS KTI, HINDARI PLAGIASI.

Penulisan karya tulis ilmiah menjadi salah satu unsur pengembangan profesi dari tugas pokok dan fungsi pamong belajar. Kenyataannya masih banyak pamong belajar  kesulitan dalam kegiatan pengembangan profesi ini. Kesulitan itu  misalnya,  menemukan ide gagasan sampai memformulasikan gagasan yang ditemukan untuk dituangkan dalam sebuah karya tulis. Pelatihan yang formalitas dan tidak diikuti latihan mandiri yang sungguh-sungguh tidak mampu membuat pamong bisa membuat karya tulis dengan sempurna. Akibatnya  jalan pintas mengopi begitu saja tulisan orang lain hanya untuk memenuhi tugas pengembangan profesi pun kadang terjadi. Bahkan, kasus plagiasi pun merebak dan  cukup mengundang keprihatinan.

Diklat Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah II yang diselenggarakan oleh Bagian Hukum, Tata Laksana, dan Kepegawaian Sekretariat Ditjen PAUD dan Dikmas menjadi upaya fasilitasi agar pamong belajar UPT PAUD dan Dikmas dapat mengembangkan kompetensinya dalam menyusun karya tulis ilmiah. Penelitan dan Pengembangan (Research and development /R and D) merupakan metode yang sudah sering digunakan dalam pengembangan model pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat menjadi metode topik yang dibahas. Diharapkan hal ini tidak hanya dapat mempermudah alur berpikir, tetapi juga dapat menggiring peserta diklat dalam menyusun sebuah produk tulisan yang dihasilkan dalam diklat ini.

Kegiatan yang digelar di Gumaya Tower Hotel Semarang ini berlangsung tanggal 7—11 Agustus 2018.  Pada pembukaan Diklat hadir Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas, Dr. Wartanto. Dalam kesempatan tersebut dia menyemangati peserta diklat dengan memberikan banyak pertanyaan seputar karya tulis ilmiah.  Pesannya,  agar pamong belajar harus tangguh dan lebih banyak belajar setelah mengikuti diklat ini sehingga  dapat mengembangkan kompetensi yang dimilikinya di bidang PAUD dan Dikmas.

Sejumlah 40 orang peserta yang berasal unsur pamong belajar dari seluruh UPT PAUD dan Dikmas di seluruh Indonesia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan diklat. Narasumber yang berasal dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan membimbing seluruh peserta selangkah demi selangkah dalam menulis sebuah karya tulis yang memenuhi kriteria yang benar untuk dimasukkan sebagai tulisan ilmiah dalam sebuah jurnal.

Dari kegiatan ini, setiap pamong belajar diharapkan dapat  menghasilkan sebuah karya tulis ilmiah, baik berupa gagasan maupun hasil best practice.   Karya tulis yang dihasilkan harus sesuai dengan standar penulisan yang benar. Di akhir diklat peserta mempresentasikan hasil karya tulis sementara yang telah tersusun untuk kemudian mendapat masukan atau saran sehingga mereka dapat lebih menyempurnakannya. (E.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *