BP-PAUD DAN DIKMAS KALTENG DAN LKP PERLU ERATKAN SINERGISITAS

BP-PAUD DAN DIKMAS KALTENG DAN LKP PERLU ERATKAN SINERGISITAS

Pendidikan nonformal dirancang sebagai pengganti, penambah, dan pelengkap pendidikan formal. Peran dan fungsi pendidikan nonformal harus memiliki dampak dan pengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup dan produktivitas kehidupan masyarakat. Dalam upaya turut serta menyiapkannya, lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Kalimantan Tengah melaksanakan program kursus dan pelatihan yang dapat menjawab tantangan saat ini.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi penyelenggara kursus dan pelatihan yang ada di Kalimantan Tengah, BP-PAUD dan Dikmas Kalimantan Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Satuan Lembaga Kursus dan Pelatihan Berbasis Daring. Bimbingan Teknis ini dilaksanakan sebagai upaya membekali peserta kegiatan agar memiliki kesiapan dalam penyusunan program  yang saat ini dilakukan secara daring,  disampaikan oleh Ketua Panitia Kegiatan Bimbingan Teknis, Junaidi, S.Ag.

 “Kegiatan bimbingan teknis ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi penyelenggara kursus dan pelatihan di lapangan agar dapat menciptakan sinergisitas  bersama pihak-pihak terkait dalam pengelolaan kursus dan penyusunan program penyelenggaraan kursus dan pelatihan yang dilakukan secara daring.”

Sementara itu, Agnes Apolononia, S.Pd.,  salah satu narasumber pada kegiatan bimbingan teknis menambahkan bahwa dengan  bimbingan teknis ini diharapkan seluruh lembaga kursus dan pelatihan baik yang sudah terakreditasi maupun yang belum terakreditasi bisa bangkit dan maju bersama secara profesional dan dapat menjalin kemitraan yang baik dengan BP-PAUD dan Dikmas Kalimantan Tengah sebagai penjaminan mutu pendidikan di bidang pendidikan nonformal.

Kegiatan yang berlangsung  tanggal 19–22 Juni 2019 diikuti oleh 47 orang dari unsur pengelola lembaga kursus dan pelatihan dan operator bansos kursus dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Bimbingan teknis yang berlangsung di BP-PAUD dan Dikmas Kalimantan Tengah dibuka langsung oleh Kepala BP-PAUD dan Dikmas Kalimantan Tengah, Santoso, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya ia menyampaikan pentingnya sinergisitas  berbagai pihak yang terkait dengan penyelenggaraan kursus dan pelatihan. Pentingnya koordinasi akan mendorong terjadinya interaksi antara pihak-pihak terkait yang akan menghasilkan kolaborasi yang harmonis dalam menciptakan kemajuan penyelenggaraan kursus di Kalimantan Tengah. Pada akhirnya akan tercipta harmonisasi sehingga semua pihak bisa “smiling together”. Salah satu bentuk harmonisasi yang perlu dilakukan oleh LKP adalah dengan membangun kemitraan dengan BP-PAUD dan Dikmas Kalimantan Tengah selaku lembaga penjaminan mutu PAUD dan Dikmas di Kalimantan Tengah. Selain menyampaikan pentingnya KIK (koordinasi, Interaksi, dan Kolaborasi) dalam menciptakan sinergisitas, ia mengharapkan agar penyelenggara kursus dan pelatihan di lapangan dapat selalu memperbarui dapodiknya. Hal ini dilakukan karena penyusunan program yang dilaksanakan oleh lembaga kursus dan pelatihan sekarang di dasarkan pada dapodik.

Di akhir sambutannya, Santoso memberikan penguatan agar semua lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Kalimantan Tengah mampu berkolaborasi  sehingga dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan daerah ini. (E.A.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *